FUNDRAISING WAKAF ORGANISASI MUHAMMADIYAH KOTA PONTIANAK

  • Dahlia Haliah Ma’u Dosen Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Pontianak
Keywords: Fundraising wakaf, Muhammadiyah, Kota Pontianak

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang fundraising wakaf organisasi Muhammadiyah kota Pontianak. Kajian ini dikategorisasikan sebagai penelitian empiris atau penelitian lapangan (field research) karena mengandalkan data dari lapangan, yakni berupa data-data dan informasi  yang peneliti peroleh dari para informan sebagai pengurus organisasi Muhammadiyah kota Pontianak maupun wilayah Kalimantan Barat. Adapun analisis data yang digunakan dalam kajian ini adalah menggunakan analisis deskriptif-kualitatif dengan jalan mendeskripsikan semua data yang penulis kumpulkan dan mengklasifikasikan data-data yang diperoleh di lapangan tersebut berdasarkan kategorisasinya sehingga diperoleh gambaran yang utuh tentang fokus yang peneliti kaji. Hasil penelitian ini terumuskan bahwa Fundraising wakaf organisasi Muhammadiyah kota Pontianak dalam aspek penghimpunan harta/benda wakaf, sama halnya dengan prosedur perwakafan yang di atur di Indonesia. Hanya saja terdapat keunikan dan kekhasan organisasi ini dalam aspek penghimpunannya. Dalam aspek produktivitasnya terwujud melalui bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan. Bidang pendidikan dilakukan melalui subsidi silang berupa pemberian beasiswa kepada siswa/mahasiswa yang tergolong fakir miskin. Untuk bidang sosial, organisasi ini memiliki beberapa panti asuhan.  Selanjutnya, dalam aspek distribusi diwujudkan berupa penampungan bagi anak-anak yatim piatu, fakir miskin, atau anak-anak tidak mampu, yang dikelola dalam bentuk panti asuhan.

 

Abstract

This study examines the endowment fund-rising program organized by Islamic organization Muhammadiyah in Pontianak. This qualitative study was based on fieldwork in that town where the data gathered through observation, interview and documentation and analyzed descriptively and critically. This study shows that the fund-rising method adopted by Muhammadiyah is in general the same to the principle and method laid down in the procedure of endowment in Indonesia. However, the study reveals distinct characters of fund collection and distribution by the organization. The product of the fund is used to support education, social need/public welfare and health. In the field of education, the fund of the endowment is distributed in the form of scholarship or fellowship to poor students. In terms of social welfare, part of the fund is taken to subsidize a number of shelter-house for orphanage, poor kids and unattended children. All these examples suggest that the use of endowment fund in Muhammadiyah of Pontianak is flexible and dynamic.  

Author Biography

Dahlia Haliah Ma’u, Dosen Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Pontianak

Published
2017-12-25
Section
Articles